Mahasiswa PKN Fasilitasi Warga dengan Seminar UMKM

Pamekasan (alkhairat.ac.id) – Mahasiswa peserta Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, memfasilitasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, melalui Seminar UMKM.

Seminar UMKM yang mengangkat tema ‘Pentingnya Legalitas Kemasan dan Pemasaran Produk UMKM Pasca Pandemi’, digelar di Aula MTs. Nahdlatun Nasyiin Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Rabu (16/8/2022).

“Seminar UMKM yang digelar mahasiswa peserta PKN Posko 1, merupakan hal penting yang diketahui mahasiswa di lokasi PKN. Karena selama ini, masih banyak produk potensial di desa yang belum mendapat legalitas kemasan dan pemasaran,” kata Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Fadali Rahman.

Bahkan dalam kesempatan tersebut, panitia pelaksana juga memfasilitasi peserta seminar dengan pembuatan izin usaha dan keperluan administrasi lainnya. “Selain pengenalan legalitas kemasan dan pemasaran, para pelaku UMKM juga difasilitasi dengan pembuatan izin usaha,” ungkapnya.

“Hal ini tentunya dapat membantu meringankan beban masyarakat para pelaku UMKM di Desa Bungbaruh, khususnya dalam melegalkan produk mereka. Seperti produk Kripik Tette, Kripik Pisang, serta beberapa jenis snack lainnya,” imbuhnya.

Dari itu, pihaknya juga memberikan fasilitas bagi para peserta PKN Bimbingannya, dengan mendatangkan pemateri yang merupakan praktisi sesuai dengan bidang yang sedang dibahas. “Kami sangat berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus sebagai bentuk pengabdian kami dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelasnya.

Sementara Kepala Desa (Kades) Bungbaru, Kadur, Ahmad Fauzi menyampaikan apresiasi bagi para peserta PKN dari IAI Al-Khairat Pamekasan, yang sudah menggagas dan melaksanakan program yang berorientasi pada pengembangan sektor ekonomi di desa yang dipimpinnya.

“Melalui kegiatan ini, tentunya kami sangat menyambut baik upaya yang dilakukan mahasiswa peserta PKN. Karena hal ini dapat membantu masyarakat kami untuk mengetahui seputar pemasaran dari produk yang mereka garap, sehingga nantinya dapat dipasarkan di sektor domistik hingga nasional,” pungkasnya. [adm]