Geliat Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, terus berupaya menerapkan berbagai kebijakan pendidikan dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19. Khususnya bagi para mahasiswa semester akhir, sekaligus menjelang memasuki masa tahun akademik baru 2020/2021.

Salah satu kebijakan yang dikeluarkan pada masa pandemi Covid-19, yakni penerapan protokol kesehatan sebagai langkah antisipatif sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran Rektor Nomor C/ 076.0090/IAI.AK/VI/2020 tentang Pedoman Aktivitas Akademik dan Layanan Administrasi.

Dalam edaran tersebut terdapat beberapa poin yang nengacu pada penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi, di antaranya menerapkan pola hidup bersih dan sehat, jaga jarak (physical distancing), menghindari kerumunn (social distancing) hingga anjuran untuk selalu menggunakan masker.

Kebijakan tersebut merupakan salah satu respon cepat terhadap wacana pemerintah yang akan menerapkan era baru melalui konsep normal baru alias New Normal di masa pandemi. Sekalipun kondisi tersebut disinyalir tidak sepenuhnya memberikan dampak maksimal, semisal situasi dan kondisi seperti biasa sebelum adanya pandemi Covid-19.

“Kondisi ini tentunya menjadi tantangan bagi kami untuk terus memberikan layanan maksimal dan terbaik khususnya kepada seluruh mahasiswa, sekalipun selama ini sudah diterapkan berbagai kelonggaran kepada mahasiswa khususnya mereka  yang tengah menyelesaikan tugas akhir,” kata Wakil Rektor I Bidang Akademik IAI Al-Khairat Pamekasan, Abd. Wahid, Sabtu (19/6/2020).

Dari itu pihaknya memiliki komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, baik melalui sistem offline maupun sistem online sesuai dengan kebijakan yang diterbitkan rektor yang ditanda tangani pada 11 Juni 2020. “Di tengah pandemi ini tentunya menjadi tugas berat sekaligus tantangan bagi kita semua, namun terpenting kita harus selalu komitmen untuk terus berupaya memberikan yang terbaik,” tegasnya.

“Saat ini terdapat sejumlah program akadmik yang harus kita siapkan secara matang, seperti pelaksanaan bimbingan maupun ujian skripsi bagi mahasiswa semester akhir, persiapan pelaksanaan PKN (Perkuliahan Kerja Nyata) bagi mahasiswa semester VI, hingga penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021,” jelas Pak Wahid.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memilik komitmen untuk terus melaksankan tri dharma perguruan tinggi. Tidak hanya memikirkan aspek pendidikan semata, tetapi juga pada aspek penelitian dan pengabdian. “Karena bagaimnapun, penerapan nilai tri dharma ini merupakan ruh penting dari perguruan tinggi,” imbuhnya.

Lebih lanjut diakui bahwa kondisi tersebut tidak hanya terjadi di lingkungan perguruan tinggi yang beralamat di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, tetapi kondisi tersebut juga dialami lembaga pendidikan lain khususnya pada jenjang perguruan tinggi.

“Jadi kondisi ini tidak hanya terjadi di IAI Al-Khairat Pamekasan, tapi kondisi serupa juga terjadi di berbagai lembaga pendidikan lainnya, tidak terkecuali lembaga pendidikan tinggi. Sehingga kita terus berupaya untuk selalu memberikan yang terbaik, sekalipun kita harus berjuang keras di tengah pandemi ini,” jelasnya.

Dari itu pihaknya berharap kondisi pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga kondisi masyarakat secara umum khususnya lembaga pendidikan kembali berlangsung normal seperti sediakala. “Harapan tentunya semoga pandemi ini segera berakhir, sebingga kita kembali ke kondisi normal seperti sediakala. Tidak kalah penting juga dibutuhkan kesadaran dari semua pihak untuk bersama mengantsipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah ini,” harapnya.

Bersamaan dengan itu, pihaknya juga membentuk Tim Penanggulangan Covid-19 sebagai langka antisipatif sekaligus upaya mencegah penyebaran pandemi Covid-19, khususnya di lingkungan IAI Al-Khairat Pamekasan. Nantinya tim tersebut bakal bertugas untuk melakukan berbagai langkah dan upaya, agar seluruh warga kampus terhindar dari wabah virus corona. [adm]