Mahasiswa Diajak Jauhi Narkoba dan Paham Komunis

Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, diajak untuk bersama menjauhi narkoba sekaligus mengantisipasi paham komunis yang saat ini dinilai sangat meresahkan masyatakat secara umum.

Ajakan tersebut disampaikan Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari, melalui Kamtibmas Polres Pamekasan, AKP Khoirul Anwar dan Ketua BNN Sumenep, Bambang Sutrisno dalam Seminar Nasional Pekan DEMA di Auditorium Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, Rabu (26/2/2020).

“Pertama kami sampaikan apresiasi atas kegiatan ini, di mana kami diberi kesempatan untuk berbagi dan menyampaikan pentingnya mengetahui bahaya narkoba maupun paham komunis,” kata Khoirul Anwar saat mengisi kegiatan seminar yang mengusung tema ‘Bebas Narkoba dan Anti Komunis’.

Selain itu pihaknya menyampaikan pentingnya pemahaman terhadap bahaya narkoba dan paham komunis, sebab keduanya dinilai menjadi salah satu bentuk penyakit konkrit di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Sangat penting mahasiswa sekalian mengetahui apa yang sebenarnya menjadi penyebab runtuhnya kedaulatan NKRI,” ungkapnya.

“Dari itu, merawat bangsa dengan keberagamam tentunya menjadi tugas utama kita sebagai warga negara. Namun yang tidak kalah penting kita juga harus mengetahui penyebab runtuhnya sebuah negara, salah satu di antaranya adalah narkoba dan paham komunis,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengajak mahasiswa agar selalu menyikapi berbagai perbedaan dengan bijaksana. Sekaligus tetap berupaya mewujudkan keamanan dan ketertiban. “Merawat bangsa dengan keberagaman adalah tugas kita bersama sebagai anak bangsa, sehingga kita harus selalu bersikap toleran dengan menjauhi justifikasi antar anak bangsa,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua BNN Sumenep, Bambang Sutrisno yang mengajak mahasiswa agar selalu waspada terhadap barang haram berupa narkoba. “Narkoba merupakan salah satu jenis penyakit bangsa kita, dan narkoba ini merupakan musuh bagi kita semua sebagai anak bangsa,” ungkapnya.

“Maka dari itu, sangat penting memahami tentang bahaya narkoba khususnya bagi generasi muda dan pada khususnya para mahasiswa. Sebab narkoba ini benar-benar menjadi momok sekaligus merusak generasi ke generasi bangsa,” pungkasnya. [adm]