342 Mahasiswa Resmi Dikukuhkan sebagai Sarjana

Sebanyak 342 mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, dikukuhkan sebagai sarjana dalam prosesi Wisuda Sarjana XXIII Tahun Akademik 2018-2019 di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Palengaan, Pamekasan, Selasa (24/12/2019).

Jumlah tersebut terdiri dari mahasiswa akhir dari empat program studi (prodi) dan tersebar di tiga fakultas berbeda, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (EBIS), Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Ushuluddin.

Dari Fakultas EBIS, tercatat sebanyak 118 mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah (ESY). Sedangkan Fakultas Tarbiyah terdiri dari dua prodi berbeda, yakni sebanyak 117 mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta sebanyak 77 mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Sementara sebanyak 30 mahasiswa lainnya merupakan mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), yang notanene mahasiswa perdana yang mengikuti prosesi wisuda sarjana pada Fakultas Ushuluddin.

Dalam kesempatan tersebut tampak hadir jajaran pimpinan perguruan tinggi yang beralamat di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, termasuk Sekretaris Kopertais Wilayah IV Surabaya, Yunus Abu Bakar yang diplot untuk mengisi Orasi Ilmiah.

Selain itu juga tampak hadir Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, KH Abd Hamid AMZ beserta keluarga besar pesantren. Serta Ketua Senat IAI Al-Khairat Pamekasan, KH Moh Thohir Abd Hamid, perwakilan Yayasan Al-Khairat, serta sejumlah undangan lainnya.

“Bersamaan dengan momentum ini, para wisudawan sudah dipastikan dan dikukuhkan sebagai sarjana. Kami harapkan semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat dan barokah,” kata Rektor IAI Al-Khairat Pamekasan, Abdul Muin.

Selain itu pihaknya menyampaikan, prosesi wisuda sarjana bakal menjadi tanggungjawab baru. Salah satunya dengan melakukan pengabdian secara langsung di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

“Kami harapkan agar para wisudawan agar tidak cepat putus asa, namun sebisa mungkin harus dapat memadukan ilmu yang diperoleh di kampus dengan situasi dan kondisi di era disrupsi ini. Tidak kalah penting terus membawa budaya akademik seperti yang diusung IAI Al-Khairat Pamekasan,” pungkasnya. [pin]