Pentingnya Litabdimas Bagi Para Dosen dan Mahasiswa

Sejumlah perwakilan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) se Jawa Timur, menghadiri Sosialisasi Pengendalian Mutu dan Kualitas Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (Litabdimas) yang digelar Kopertais Wilayah IV Surabaya, Jum’at (5/7/2019).

Dalam kegiatan yang digelar di Auditorium GreenSA Inn and Training Centre, Jl Raya Juanda 85-86 Gedangan, Sidoarjo. Juga dihadiri dua narasumber berbeda, yakni Dr. Suwendi, M.Ag. (Kasubdit Litabdimas Kemenag RI) dan M. Lutfhi Ubaidillah (Tim Subdit Litabdimas Kemenag RI).

“Sosialisasi ini sengaja kita gelar sebagai upaya untuk mengembangkan sektor penelitian dan pengabdian masyarakat di lingkungan Kopertais IV Surabaya, maka pendekatan yang kami lakukan yaitu institusional. Sehingga pihak LP2M lah yang kami undang untuk hadir dalam kegiatan ini,” kata Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya, Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., MA., PhD.

Dari itu, pihaknya menghadirkan bidang Litabdimas Kemenag RI untuk mensosialisasikan secara langsung kepada para perwakilan PTKIS yang didominasi pimpinan LP2M dan sejenisnya. “Semoga dengan sosialisasi ini, nantinya bisa menjadi motivasi bagi seluruh pimpinan kampus khususnya pihak LP2M untuk mengembangkan sektor penelitian dan pengabdian masyarakat,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Kopertais Wilayah IV Surabaya, Dr. H.M. Yunus Abu Bakar, M.Ag. ia menyatakan sosialisasi dengan menghadirkan pihak Litabdimas Kemenag RI sebagai upaya serap aspirasi bersama seluruh pimpinan PTKIS se Jatim, khususnya pihak LP2M.

“Sebelumnya kami sampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh pimpinan PTKIS di forum ini, dengan harapan nantinya pelaksanaan ini bisa didengar langsung oleh pihak Litabdimas. Sehingga kedepan kita bisa lebih update, sebab selama ini sifatnya (penelitian dan pengabdian masyarakat) masih personal,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, program tersebut juga diharapkan bisa menjadi motivasi bagi seluruh pimpinan PTKIS se Jatim, untuk meningkatkan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang penelitian dan Pengabdian Masyarakat. “Selama ini pengabdian masyarakat kita masih biasa-biasa saja, pertanyaannya kenapa tidak kita berangkat dari forum ini untuk dijadikan sebagai motivasi,” imbuhnya.

“Dari itu, mau tidak mau kita harus senantiasa merawat sektor penelitian dan pengabdian masyarakat ini demi mengembangkan kapasitas dan profesionalisme kita. Inovasi yang perlu kita tekankan agar para dosen di lingkungan PTKIS semakin memantapkan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sehingga nantinya bisa kita beri reeward, apalagi jika terendeks scopus,” jelasnya.

Sementara Rektor Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Drs. H. Abdul Muin, M.Pd., M.M., menyampaikan program tersebut merupakan langkah awal dari Kopertais IV Surabaya untuk memotivasi para dosen mengembangkan sektor penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Bagaimanapun, tugas pokok dari dosen itu harus senantiasa mengamalkan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tugas mereka bukan sekedar menerapkan aspek pendidikan semata semisal proses belajar mengajar, tetapi juga harus mengembangkan aspek penelitian dan pengabdian masyarakat,” jelasnya.

Hal itu bukan tanpa alasan, sebab aspek penelitian dan pengabdian masyarakat menjadi sebuah keniscayaan bagi setiap dosen. “Dengan penelitian, kita bisa mengembangkan ide dan inspirasi untuk aspek pendidikan. Sementara pengabdian masyarakat bisa membentuk kepribadian humanis untuk sektor pendidikan,” pungkasnya. [adm]