Rektor Dorong Dosen Aktif Lakukan Penelitian

Rektor Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Drs. H. Abdul Muin, M.Pd., MM., mendorong para dosen di lingkungan institusi yang dipimpinnya agar lebih aktif melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat demi meningkatkan kapasitas dalam sektor akademik. 

Hal itu disampaikan di sela-sela Rapat Koordinasi Dosen di Auditorium kampus yang beralamat di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, Minggu (16/9/2018). Dimana dalam kesempatan itu tampak hadir jajaran pimpinan, dosen hingga staf akademik.

“Seperti yang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, tugas pokok seorang dosen meliputi tiga hal dominan. Meliputi pendidikan atau pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Artinya selain mengajar dan membimbing mahasiswa, dosen juga diwajibkan melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat,” kata Abdul Muin.

Hanya saja dua poin terakhir justru cenderung dilupakan dan hanya dianggap sebagai ‘pekerjaan sampingan’ semata. Sehingga mengakibatkan minimnya peningkatan kualitas mempuni dalam merealisasikan nilai yang ada. “Selama ini para dosen lebih fokus pada tugas rutin sebagai pengajar dan pembimbing, tapi mereka justru lupa melakukan inovasi baru melalui penelitian dan pengabdian,” ungkapnya.

“Padahal melalui sebuah penelitian dapat ditemukan pemahaman baru dari berbagai disiplin ilmu, sekaligus menemukan solusi baru atas beragam permasalahan yang dihadapi oleh berbagai pihak. Baik mahasiswa, perguruan tinggi itu sendiri maupun masyarakat luas,” sambung pimpinan yang akrab disapa Pak Muin.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa penelitian memiliki peran penting, tidak hanya bagi dosen tapi juga bagi institusi. “Dalam aspek ini, setidaknya ada tiga poin utama yang bisa menjadi peran penting penelitian bagi perguruan tinggi. Meliputi aspek pengembangan materi pengajaran, mendukung pengabdian masyarakat dan meningkatkan reputasi kampus,” jelasnya.

“Seperti kita tahu, mahasiswa bukan hanya sebagai penerima informasi pasif tapi sebaliknya (aktif). Dari itu dibutuhkan dukungan hasil penelitian yang relevan dan up to date untuk mendukung materi perkuliahan yang sudah ada, sehingga wawasan mahasiswa akan semakin terasah, menjadi sosok inovatif dan kreatif menjawab setiap tantangan kedepan,” imbuhnya.

Selain itu, penelitian juga mendukung proses pengabdian masyarakat. Apalagi institusi perguruan tinggi memiliki peran penting dalam berbagai disiplin keilmuan, termasuk juga dalam aspek moral. “Melalui kegiatan penelitian beragam masalah yang berkembang di masyarakat, tentunya bakal menghasilkan sebuah solusi dan inovasi yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Sehingga perguruan tinggi memiliki kewajiban ikut serta memajukan kehidupan masyarakat,” detailnya.

“Tidak kalah penting semakin banyak riset hasil penelitian karya para dosen di sebuah perguruan tinggi, tentunya bakal berdampak pada perbaikan peringkat dan reputasi institusi. Logikanya saat seorang peneliti melakukan publikasi di berbagai jurnal ilmiah, otomatis peneliti akan memasukkan nama institusi. Sehingga nama perguruan tinggi akan semakin dikenal,” pungkasnya. [*]