Pengurus HMPS dan UKM Resmi Dilantik

Wakill Ketua III Bidang Kemahasiswaan STAI Al-Khairat Pamekasan Moh. Mahfud, M.Pd.I., resmi melantik jajaran pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi (HMPS) dan pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di auditorium kampus yang beralamat di Jl Raya Palengaan (Palduding) No 2, Minggu (18/3/2018).

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STAI Al-Khairat Pamekasan Moh Mahfud, M.Pd.I., dimana terdapat sebanyak sebanyak 16 pengurus HMPS dari delapan prodi berbeda, serta pengurus UKM Seni Budaya dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) Pramuka.

“Pelantikan ini merupakan salah satu langkah awal untuk mewujudkan berbagai program sesuai dengan maksud dan tujuan dari lembaga masing-masing, terpenting program tersebut tetap mengacu pada sosial kultur kampus kita tercinta,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya berharap pasca pelantikan seluruh jajaran pengurus juga diminta untuk mewujudkan berbagai program berkualitas tanpa harus menghilangkan esensi dan nilai dari kampus yang segera bertransformasi menjadi institut.

“Dengan dilantiknya pengurus HMPS, UKM SB maupun UKK Pramuka ini, kami berharap agar nanti bisa menelurkan berbagai program strategis dan bisa mengharumkan nama baik almamater. Baik di kencah regional, nasional atau bahkan internasional,” harapnya

Hal senada juga disampaikan Ketua STAI Al-Khairat Pamekasan Drs. H. Abdul Muin, M.Pd., MM., yang memberikan beberapa motivasi agar para mahasiswa terus berpacu meningkatkan kemampuan, khususnya dalam sektor kepemimpinan dan keorganisasian. “Dengan pelantikan ini kami berharap bisa memotivasi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang organisasi,” ajaknya.

“Tidak kalah penting, setiap program yang digagas harus sinergi dengan visi dan misi kampus yang menitik beratkan melalui branding STAI Al-Khairat Pamekasan, yaitu mandiri, berkarakter dan interpraner,” tutup pimpinan yang akrab disapa Pak Muin.

Sementara KH Kholil Wakib yang mengisi orasi ilmiah dengan tema ‘Membangun SDM Berkualitas Menuju Al-Khairat Jaya’ mengajak mengajak mahasiswa agar selalu menjaga komunikasi positif dan mengedepankan tabayun dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

“Keikhkasan harus senantiasa dijadikan sebagai dasar dan pijakan dalam melangkah, tidak kalah penting harus selalu menjalin komunikasi positif dan melakukan tabayun dari semua persoalan yang dianggap menyimpang dan tidak sesuai dengan regulasi,” kata KH Kholil Wakib.

Selain itu ia juga menyampaikan tiga hal penting seputar komunikasi yang dijelaskan dalam aspek keislaman, meliputi komunikasi kepada Allah, diri sendiri dan orang lain. “Komunikasi kepada Allab tidak boleh takabur, kepada diri sendiri dengan mengasumsikan kita kalah kualitas dengan orang lain hingga akhirnya memiliki semangat untuk menjadi baik dari sebelumnya,” jelasnya.

“Dan tidak kalah penting komunikasi dengan orang lain, dimana kita harus senantiasa menjunjung tinggi adab dan kesopanan. Barang siapa yang tidak beradab, maka ilmu yang dimilikinya tidak akan bermanfaat,” pungkasnya. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published.