120 Mahasiswa Prodi ESY Ikuti Program KOL

Sebanyak 120 mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah (Prodi ESY) STAI Al-Khairat Pamekasan melaksanakan Kuliah Observasi Lapangan (KOL) di empat lokasi berbeda di Jawa Timur, Selasa hingga Kamis (14-16/11/2017) kemarin.

Keempat lokasi tersebut masing-masing Maharani Zoo and Goa Lamongan, Kebun Raya Purwodadi Pasuruan, PT. Campina Industry Surabaya, dan PT. Semen Indonesia Persero Tbk Tuban. Empat lokasi tersebut dijadikan sebagai lokasi KOL.

Bahkan dalam kegiatan yang mengangkat tema ‘Aplikasi Manajerial dalam Perusahaan Nasional dan Multi Nasional’ tersebut, tercatat sebanyak 7 dosen diplot sebagai pembimbing lapangan atau DPL sekaligus mengawal mahasiswa dalam kegiatan KOL.

“Kegiatan seperti (KOL) ini sudah kami terapkan sejak 2016 lalu, tentunya dengan pemilihan objek observasi berupa perusahaan bertaraf nasional dan multi nasional sebagai upaya memberikan pengetahuan kepada mahasiswa dalam dunia kerja di era digitalisasi,” kata Ketua Prodi ESY STAI Al-Khairat Pamekasan, Aang Kunaifi, SE., M.EI., Jum’at (17/11/2017).

Bahkan kegiatan tersebut juga dilakukan sebagai upaya agar mahasiswa nantinya bisa mengetahui berbagai materi pengetahuan akademik. “Dengan kegiatan ini kita bisa mengukur pengetahuan akademik mahasiswa, khususnya dalam aplikasi bisnis. Sehingga nantinya menghasilkan lulusan profesional,” ungkapnya.

“Mata kuliah ini memang dibebankan kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa semester 5. Guna mempersiapkan mereka di dunia kerja dengan persaingan yang semakin kompleks,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia KOL Prodi ESY STAI Al-Khairat Pamekasan, Alan Suud Maadi, M.SH., yang menyampaikan pentingnya pengenalan dunia kerja sejak dini bagi mahasiswa. “Mahasiswa tidak hanya dibekali dengan teori saja, tapi juga harus mengenal praktik. Sehingga keduanya bisa dikolaborasikan dengan kondisi riil di lapangan kerja,” ungkapnya.

“Bahkan keempat lokasi yang kita jadikan sebagai objek KOL, semuanya sangat mengapresiasi dan mendukung adanya program ini. Sehingga mahasiswa bisa menambah wawasan dalam mengelola perusahaan yang kridible dan kokoh tak tertandingi,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga digembleng dengan berbagai pemahaman dunia bisnis berbasis industri dari lokasi yang dijadikan sebagai objek program KOL. “Selama pelaksanaan KOL ini, mahasiswa mendapatkan pengetahuan manajemen operasional secara langsung dari pimpinan perusahaan. Mulai dari fungsi, produksi, strategi pemasaran, organisasi, pengelolaan internal eksternal dan lainnya,” jelasnya.

“Bahkan dalam kesempatan itu, mahasiswa juga dibimbing secara langsung untuk melihat sistem produksi dan marketing (pemasaran) di lapangan. Tentunya mahasiswa juga wajib menulis laporan hasil penelitian dengan bimbingan langsung dari DPL selama proses KOL,” pungkasnya. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published.