Ketua STAI Al-Khairat Pamekasan Apresiasi Program IAIE

Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Khairat Pamekasan Drs. H. Abdul Muin, M.Pd., MM., mengapresiasi program yang digelar Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAIE) Komisariat di kampus yang beralamat di Jl Raya (Palduding) Palengaan Nomor 2 Pamekasan.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan Seminar Nasional yang mengusung tema ‘Inovasi Produk Perbankan Syari’ah dan Aspek Pengembangan Fiqhih Muamalah’ dengan menghadirkan dua pemateri sekaligus.

Kedua pemateri tersebut masing-masing Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IAEI Agustianto Mingka dan Pimpinan Cabang PT BRI Syariah Pamekasan Erick Kurniawan.

“Tema ini cukup menarik untuk dibahas, terlebih prodi ini masih terbilang embrio. Namun kemauan besar yang barengi dengan usaha, insha Allah kedepan akan lebih baik dan mampu bersaing dengan prodi lainnya,” kata Abdul Muin, Sabtu (29/4/2017).

Selain itu pihaknya berharap agar kegiatan tersebut bisa memacu sekaligus memotivasi mahasiswa untuk terus berkembang. Khususnya prodi perbankan syariah dan ekonomi syariah STAI Al-Khairat Pamekasan.

“Jadi kita harapkan nanti pemateri bisa berbagi pengalaman sekaligus ilmu praktis, sebab mereka merupakan orang-orang yang pakar dalam bidang ekonomi dan perbankan syari’ah,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menilai perbankan maupun ekonomi syariah sebagai salah satu ajaran Islam yang patut untuk dijadikan sebagai jalan keluar dalam aspek perekonomian negara.

“Bagaimanapun Islam merupakan jalan keluar dalam berbagai aspek perekonomian, namun hingga saat ini memang masih jauh tertinggal dari sistem perekonomian konfensional yang sudah ada,” ungkapnya.

Selama ini sistem perekonomian Islam masih terbilang tertinggal dari sistem ekonomi konfensional, bahkan juga terbilang kalah jauh dari bidang perekonomian konfensional.

“Disadari atau tidak, saat ini kita memang tertinggal jauh dari aspek perekonomian konfensional. Sehingga jika tidak diimbangi justru akan semakin tertinggal dari kelompok sosialis dan kapitalis,” jelasnya.

Bahkan pihaknya juga menyatakan jika perekonomian atau perbankan syariah bisa menjadi pesaing sekaligus menjadi tolak ukur demi kemajuan dan perkembangan ekonomi dalam skala nasional ataupun internasional.

“Seharusnya Islam itu harus lebih unggul dari berbagai bidang dan tidak hanya dalam aspek ideologi semata, tapi juga harus mampu mengembangkan aspek lain demi kemajuan perekonomian. Sehingga mampu bersaing dengan jenis perekonomian lainnya,” pungkasnya. [ari]

Leave a Reply

Your email address will not be published.