Mahasiswa Ikuti Program Bela Negara dan Cinta Tanah Air

Sebanyak 100 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Khairat Pamekasan mengikuti program bela negara dan cinta tanah air yang digelar Bakesbangpol Pemkab Pamekasan.

Program tersebut dilaksanakan di Markas Kodim 0826 Pamekasan Jl Letnan Maksum selama empat hari berturut-turut, terhitung sejak Selasa hingga Jum’at (21-24/3/2017).

“Kegiatan bela negara kali ini diikuti sebanyak 100 mahasiswa STAI Al-Khairat Pamekasan, mereka mendapat arahan langsung di Makodim sejak kemarin,” kata Kabid Nilai-Nilai Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Pamekasan Muhairiyati, Rabu (22/3/2017).

Pendidikan bela negara dinilai bisa menanamkan rasa nasionalisme bagi peserta, terlebih pendidikan tersebut bisa mencetak mahasiswa yang memiliki kecakapan dar aspek pengetahuan dan skill. “Kegiatan ini sangat penting untuk menanamkan nilai kemandirian dan nasionalisme,” ungkapnya.

“Dengan kegiatan ini kami berharap para peserta mampu menerapkan pendidikan bela negara dan cinta tanah air, juga mencetak generasi muda yang hebat di masa yang akan datang,” jelasnya.

Sementara Ketua STAI Al-Khairat Pamekasan Abdul Muin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Bakesbangpol terhadap lembaga yang dipimpinnya. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti disini, tapi berkelanjutan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta digembleng dengan berbagai menu materi berbeda dari narasumber atau pelatih dari jajaran anggota Kodim 0826 Pamekasan. Termasuk Dandim 0826 Letkol Inf Nuryanto hingga Kapolres Pamekasan AKBP Nowo Hadi Nugroho.

Sementara 100 mahasiswa STAI Al-Khairat Pamekasan, terdiri dari mahasiswa dari berbagai program studi (prodi). Mulai dari prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Ekonomi Syarifi’ah (SE) dan jenis prodi lainnya.

Mereka digembleng dengan berbagai materi seputar program bela negara dan cinta tanah air, mulai dari materi pelatihan baris berbaris (PBB) hingga sosialisasi narkoba. [ari]

Leave a Reply

Your email address will not be published.